Informasi
| Pengarang | : | R. Abdy Restu Yudha Pinanggih |
| Penyunting | : | Yohanes Adhi Satiyoko |
| Tata Letak | : | Cahya Pertiwi |
| Halaman | : | VI + 62 ; 14,8 cm x 21 cm |
| ISBN | : | 978-634-7341-10-5 |
| e-ISBN | : | 978-634-7341-09-9 (PDF) |
| Penerbit | : | Ananta Vidya |
| Cetakan | : | 1 |
| Isi Cetakan | : | hitam putih |
| Tahun | : | 2025 |
| Harga | : |
Pembelian
silahkan Login terlebih dahuluTersedia juga di:
Sinopsis
Dari luka yang tak tampak hingga pohon yang terakhir berdiri, bait-bait ini tumbuh dari sunyi dan menyapa nurani. Puisi-puisi dalam buku ini adalah napas resah yang menari di antara cinta dan pengkhianatan, tanya dan kehilangan, harapan dan kehancuran.
Di satu halaman, jiwa berbicara dalam sepi. Di halaman lain, alam menangis tanpa suara—hutan yang terbakar, laut yang lelah, langit yang tak lagi biru. Ini adalah lantunan lirih dari dunia yang perlahan memudar, dan dari manusia yang diam-diam mencari makna.
Buku ini bukan sekadar kumpulan puisi—ia adalah gema. Gema dari hati yang pernah tersakiti dan bumi yang merindu untuk kembali dicintai.
Hak cipta dilindungi Undang-Undang. Dilarang memperbanyak maupun mengedarkan buku dalam bentuk dan dengan cara apapun tanpa ijin tertulis dari penerbit maupun penulis.
