Informasi
| Pengarang | : | Ratih Wahyuwidiati, Arlin Setyaningsih, Hartati, Rudi Mulyadi, Andreas Trisno Diwa, Muhammad Imran, Marga Rahayu, Raditia Hamzah, Syarifah Reza, Muhammad Fadelis |
| Penelaah | : | Ratih Wahyuwidiati |
| Penyunting | : | Anom Andadari |
| Tata Letak | : | A. Alamsyah. F, Syarifah Reza |
| Halaman | : | XVI + 120 ; 14,8 cm x 21 cm |
| ISBN | : | 978-634-7341-32-7 |
| e-ISBN | : | 978-634-7341-33-4 (PDF) |
| Penerbit | : | Ananta Vidya |
| Cetakan | : | 1 |
| Isi Cetakan | : | hitam putih |
| Tahun | : | 2025 |
| Harga | : |
Pembelian
silahkan Login terlebih dahuluTersedia juga di:
Sinopsis
Sejak mengudara di tepian Sungai Mahakam, RRI Samarinda bukan sekadar radio. Ia adalah saksi bisu, penggerak informasi, penjaga budaya, dan perekat harmoni di bumi Kalimantan Timur. Melalui buku ini, pembaca diajak menelusuri jejak panjang RRI, dari denyut perjuangan awal, geliat siaran di Samarinda, perambahan ke Sendawar dan Long Bagun, hingga langkah strategis di jantung Ibu Kota Nusantara (IKN).
Disajikan dengan narasi yang hidup dan dokumentasi foto-foto langka, RRI Samarinda Merenda Sejarah menghidupkan kembali suara-suara legendaris, seperti tokoh si Karut, dan mengenang jasa para insan RRI yang mengabdikan hidup untuk siaran dan bangsa.
Sebuah bacaan inspiratif, sarat sejarah dan semangat kebangsaan, yang layak menjadi koleksi penting bagi siapa pun yang memaknai suara-suara yang tak pernah padam di udara.
Hak cipta dilindungi Undang-Undang. Dilarang memperbanyak maupun mengedarkan buku dalam bentuk dan dengan cara apapun tanpa ijin tertulis dari penerbit maupun penulis.
