Informasi
| Pengarang | : | Murni Mahmud |
| Penyunting | : | Muftihaturrahmah Burhamzah |
| Tata Letak | : | Cahya Pertiwi |
| Halaman | : | V + 141; 15,5 cm x 23 cm |
| ISBN | : | dalam proses |
| e-ISBN | : | dalam proses |
| Penerbit | : | Ananta Vidya |
| Cetakan | : | 1 |
| Isi Cetakan | : | hitam putih |
| Tahun | : | 2026 |
| Harga | : |
Pembelian
silahkan Login terlebih dahuluTersedia juga di:
Sinopsis
“Kehilangan tidak pernah benar-benar pergi. Ia hanya berganti rupa menjadi ruang-ruang kosong di dalam dada kita—menanti untuk runtuh, atau perlahan belajar untuk pulih.”
Di dalam buku ini, kamu akan diajak melintasi dua belas bilik emosi manusia yang sedang bertarung dengan kekosongan mereka sendiri. Tentang anak yang mencari jalan pulang setelah belasan tahun terasing, tentang seorang ibu yang memeluk sepi di rumah tua, hingga rahasia magis dari sebuah asumsi cinta yang menolak menyerah pada takdir nyata.
Kehilangan memang merampas banyak hal, tetapi ia juga menyisakan satu ruang kecil bernama ketabahan. Antologi cerpen ini adalah potret sunyi tentang cara-cara manusia bertahan, merawat rindu yang patah, dan akhirnya belajar bernapas kembali di dalam ruang-ruang yang telah kosong.
Sebab pada akhirnya, bertahan bukan tentang bagaimana kita mengisi kekosongan itu, melainkan bagaimana kita berdamai dengan keluasannya.
Hak cipta dilindungi Undang-Undang. Dilarang memperbanyak maupun mengedarkan buku dalam bentuk dan dengan cara apapun tanpa ijin tertulis dari penerbit maupun penulis.
