Informasi
| Pengarang | : | Ausamadi |
| Penyunting | : | Cahya Pertiwi |
| Tata Letak | : | Zevana Asyam Zahran |
| Halaman | : | VI + 84 ; 14,8 cm x 21 cm |
| ISBN | : | dalam proses |
| e-ISBN | : | dalam proses |
| Penerbit | : | Ananta Vidya |
| Cetakan | : | 1 |
| Isi Cetakan | : | hitam putih |
| Tahun | : | 2026 |
| Harga | : |
Pembelian
silahkan Login terlebih dahuluTersedia juga di:
Sinopsis
Di dunia investasi yang penuh kebisingan, volatilitas, dan tekanan emosional, banyak investor ritel tidak gagal karena kurangnya analisis, melainkan karena tidak siap menghadapi dirinya sendiri.
Tenang di Tengah Pasar adalah buku tentang sisi investasi yang jarang dibahas secara jujur: psikologi. Buku ini tidak menawarkan cara cepat kaya, sinyal rahasia, atau strategi untuk mengalahkan pasar. Sebaliknya, buku ini mengajak pembaca memahami bagaimana emosi, bias kognitif, dan tekanan sosial sering kali menjadi penyebab utama keputusan yang merugikan.
Melalui pembahasan yang tenang dan reflektif, buku ini mengupas bagaimana fear, greed, hope, dan regret membentuk perilaku investor; mengapa disiplin jauh lebih sulit daripada analisis; serta mengapa waktu justru menjadi keunggulan terbesar investor ritel. Dengan pendekatan risk-first mindset, pembaca diajak memandang investasi sebagai perjalanan jangka panjang yang menuntut ketahanan mental, bukan kecemerlangan sesaat.
Fokus pada saham, bitcoin, dan emas, buku ini memadukan prinsip behavioral finance, studi kasus realistis, serta checklist praktis yang membantu investor bertahan di tengah ketidakpastian pasar. Ditujukan bagi mahasiswa, pekerja, dan investor ritel Indonesia yang ingin berinvestasi tanpa kehilangan ketenangan dan arah.
Tenang di Tengah Pasar bukan tentang menjadi investor paling pintar. Buku ini tentang menjadi investor yang bertahan. Karena pada akhirnya, pasar akan selalu berisik. Investor yang bertahan adalah mereka yang mampu tetap tenang di tengahnya.
Hak cipta dilindungi Undang-Undang. Dilarang memperbanyak maupun mengedarkan buku dalam bentuk dan dengan cara apapun tanpa ijin tertulis dari penerbit maupun penulis.
