Informasi

Pengarang : Muhammad Ilham Faturrohman
Penyunting : Nanda Nurrahman
Tata Letak : Muhammad Ilham Faturrohman, Rifat Al thaf, Rizky Saepulloh
Halaman : VI + 252 ; 13 cm x 19 cm
ISBN : dalam proses
e-ISBN : dalam proses
Penerbit : Ananta Vidya
Cetakan : 1
Isi Cetakan : hitam putih
Tahun : 2026

Tersedia juga di:

Sinopsis

Dalam kebingungan itu, Hamzah memilih jalan spiritual: sholat istikharah, doa di sepertiga malam, dan kembali ke Pesantren As-Salam untuk meminta nasihat Kiai Isep—sosok guru yang membentuk jiwanya. Dari nasihat sang kiai, Hamzah memahami satu kebenaran penting:

Perasaan bukan pemimpin, ia hanya penunjuk jalan.

Yang memimpin hidup adalah niat, arah, dan tujuan.

Hamzah sadar bahwa hidup bukan tentang memilih siapa yang dicintai hari ini, tetapi tentang memilih siapa yang bisa diajak tumbuh sampai akhir.

Ia belajar bahwa tidak semua yang datang kembali harus dihidupkan, dan tidak semua yang tenang harus diikat dengan janji.

Novel ini tidak berakhir dengan pernikahan, tidak dengan kepastian hubungan, tidak dengan jawaban instan.

Tetapi berakhir dengan kedewasaan.

Hamzah memilih menjadi lelaki yang jujur pada niat, setia pada arah hidup, dan patuh pada nilai.


Hak cipta dilindungi Undang-Undang. Dilarang memperbanyak maupun mengedarkan buku dalam bentuk dan dengan cara apapun tanpa ijin tertulis dari penerbit maupun penulis.

Kategori
Novel,