Informasi
| Pengarang | : | Shintya Noer |
| Penyunting | : | Cahya Pertiwi |
| Tata Letak | : | Shintya Noer |
| Halaman | : | V + 76 ; 14,8 cm x 21 cm |
| ISBN | : | dalam proses |
| e-ISBN | : | dalam proses |
| Penerbit | : | Ananta Vidya |
| Cetakan | : | 1 |
| Isi Cetakan | : | hitam putih |
| Tahun | : | 2026 |
| Harga | : |
Pembelian
silahkan Login terlebih dahuluTersedia juga di:
Sinopsis
“Saya tidak membunuh ayahmu, Syarifah.”
Demi membalas kematian ayahnya dan mengungkap kebenaran yang tersembunyi di balik penindasan bangsa penjajah, Syarifah mengambil keputusan paling berani, menikahi seorang meneer Belanda.
Keputusan itu membuatnya dicap sebagai pengkhianat oleh bangsanya sendiri, bahkan harus merelakan cinta sejatinya, Usman. Namun di balik pernikahan yang tampak penuh kepentingan itu, Syarifah menemukan kenyataan yang jauh lebih rumit. Lelaki yang ia benci, Meneer Thomas, ternyata tidak sepenuhnya seperti yang ia bayangkan.
Di tengah dendam, pengorbanan, dan konflik antara cinta serta harga diri bangsa, Syarifah harus memilih: mempertahankan kebencian yang selama ini membakar hidupnya, atau menerima kenyataan bahwa hati manusia tidak selalu hitam dan putih.
Ketika kebenaran akhirnya terungkap, pengorbanan besar harus dibayar, bahkan mungkin dengan cinta, keluarga, dan masa depan.
Sebuah kisah tentang keberanian, pengkhianatan, dan cinta yang lahir di tengah luka sejarah.
Hak cipta dilindungi Undang-Undang. Dilarang memperbanyak maupun mengedarkan buku dalam bentuk dan dengan cara apapun tanpa ijin tertulis dari penerbit maupun penulis.
